Panduan Memilih Manajer Investasi Terbaik: Pengertian dan Tips yang Harus Diketahui

Author
Published Januari 09, 2023
Panduan Memilih Manajer Investasi Terbaik: Pengertian dan Tips yang Harus Diketahui

Investasi merupakan salah satu cara untuk mengembangkan uang yang dimiliki. Ada berbagai jenis investasi yang bisa dipilih, salah satunya adalah reksadana. Reksadana merupakan investasi yang dikelola oleh manajer investasi (MI). Sebelum memutuskan untuk berinvestasi reksadana, penting untuk mengetahui pengertian manajer investasi dan cara memilih manajer investasi terbaik.


Pengertian Manajer Investasi

Menurut Undang-Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995, pengertian manajer investasi adalah pihak yang kegiatan usahanya mengelola Portofolio Efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan perusahaan pembiayaan.Dalam berinvestasi di pasar modal, terdapat sejumlah instrumen investasi yang dikelola oleh Manajer Investasi atau MI. Instrumen atau produk investasi yang umumnya menggunakan MI adalah reksa dana dan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA). Manajer investasi bertugas untuk mengelola dana investasi yang telah disetorkan oleh investor. Dana tersebut akan dialokasikan manajer investasi sesuai dengan jenis reksa dana yang dipilih. Memilih dan memutuskan instrumen investasi menjadi tugas manajer investasi. Keputusan tersebut diambil berdasarkan analisis yang dilakukan. Pemilihan instrumen ini bertujuan untuk memberikan keuntungan maksimal bagi para investor. Manajer investasi juga bertugas untuk memutuskan kapan instrumen investasi yang kinerjanya kurang baik harus dilepas. Hal ini dilakukan agar portofolio yang dikelola tetap menguntungkan.

Tips Memilih Manajer Investasi Terbaik

Karena manajer investasi menjadi kunci dari kinerja reksadana, maka diperlukan langkah yang tepat untuk memilih manajer investasi terbaik. Berikut adalah tips memilih manajer investasi terbaik:

  1. Pilih perusahaan yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pastikan perusahaan tersebut memiliki izin usaha yang sah dan terdaftar di website OJK.
  2. Periksa pengalaman dan track record manajer investasi. Lihat pengalaman manajer investasi yang akan dipilih melalui prospektus dan fund fact sheet reksadana.
  3. Histori kinerja manajer investasi. Periksa kinerja manajer investasi dalam mengelola reksadana yang pernah dikelolanya. Pastikan kinerjanya konsisten dan menguntungkan.
  4. Ukuran dana yang dikelola. Pilih manajer investasi yang memiliki dana kelolaan yang besar. Semakin besar dana kelolaan, semakin baik kinerja reksadana yang dikelola.
  5. Biaya yang dikenakan. Pastikan biaya yang dikenakan oleh manajer investasi tidak terlalu tinggi. Biaya yang tinggi akan mempengaruhi kinerja reksadana.
  6. Imbal hasil. Manajer investasi tidak boleh menjanjikan imbal hasil tertentu dalam jangka pendek. Pastikan manajer investasi memberikan informasi yang jelas mengenai potensi imbal hasil reksadana yang dikelolanya.

Dalam memilih manajer investasi terbaik, pastikan untuk melakukan riset dan analisis yang matang. Jangan terburu-buru dalam memilih manajer investasi, karena manajer investasi yang baik akan memberikan dampak yang besar pada kinerja reksadana yang dikelolanya.

Posting Komentar

Copyright ©