Mengenal Karakteristik Obligasi yang Perlu Diketahui oleh Investor

Author
Published Juli 13, 2023
Mengenal Karakteristik Obligasi yang Perlu Diketahui oleh Investor

 

Obligasi adalah salah satu instrumen investasi yang cukup populer di kalangan investor. Obligasi merupakan surat berharga yang diterbitkan oleh pihak tertentu, seperti pemerintah atau perusahaan, sebagai bentuk pengakuan utang yang dapat diperjualbelikan. Dalam investasi obligasi, investor meminjamkan uang kepada penerbit obligasi dan menerima bunga atau kupon sebagai imbal hasil atas pinjaman tersebut. Saat jatuh tempo, investor akan menerima kembali modal investasinya. Obligasi menjadi salah satu alternatif bagi investor yang ingin berinvestasi dengan risiko rendah.Sebelum memulai investasi obligasi, investor harus mengenali karakteristik obligasi dan keuntungannya. Berikut ini adalah sejumlah karakteristik obligasi yang perlu diketahui oleh investor:

  1. Periode: Obligasi memiliki jangka waktu jatuh tempo yang beragam, mulai dari 1 tahun sampai 10 tahun. Umumnya, investor cenderung memilih aset yang memiliki periode jatuh tempo pada jangka pendek karena memiliki risiko yang cenderung lebih kecil.
  2. Terdapat kontrak: Obligasi memiliki kontrak yang mengatur hak dan kewajiban antara penerbit obligasi dan investor.
  3. Nilai utang pokok: Nilai utang pokok adalah jumlah uang yang dipinjamkan oleh investor kepada penerbit obligasi.
  4. Adanya coupon rate: Coupon rate adalah tingkat bunga atau kupon yang akan diterima oleh investor selama periode tertentu.
  5. Keuntungan berupa kupon atau bunga: Saat berinvestasi obligasi, investor akan memperoleh keuntungan dari bunga berupa kupon. Ada istilah current yield atau imbal hasil dari tingkat suku bunga berupa kupon yang investor peroleh selama satu tahun.
  6. Ada peringkat risiko: Obligasi memiliki peringkat risiko yang diberikan oleh lembaga pemeringkat. Peringkat risiko ini menunjukkan seberapa besar risiko gagal bayar yang dimiliki oleh penerbit obligasi.
  7. Ada jatuh tempo: Obligasi memiliki tanggal jatuh tempo atau maturity date, yaitu saat investor akan menerima kembali modal investasinya.
  8. Ada pemeringkatan obligasi: Obligasi juga memiliki pemeringkatan yang diberikan oleh lembaga pemeringkat. Pemeringkatan ini menunjukkan seberapa besar risiko gagal bayar yang dimiliki oleh penerbit obligasi.
  9. Ada call option: Call option adalah hak penerbit obligasi untuk menebus kembali obligasi sebelum jatuh tempo.
  10. Ada put option: Put option adalah hak investor untuk menjual kembali obligasi sebelum jatuh tempo.

Investasi obligasi memiliki keuntungan, seperti imbal hasil yang stabil dan risiko yang relatif rendah. Namun, investasi obligasi juga memiliki kekurangan, seperti risiko gagal bayar dari penerbit obligasi dan rentan terhadap perubahan ekonomi, kondisi politik, atau suku bunga. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk berinvestasi obligasi, investor harus memahami karakteristik obligasi dan mempertimbangkan risiko dan keuntungan yang ada.

Posting Komentar

Copyright ©